ROKAN HULU | dirzaheadline.com-Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Polsek Tambusai, Polres Rokan Hulu, Polda Riau, kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak ketahanan pangan dengan mengawal langsung proses hilirisasi komoditas jagung, mulai dari pascapanen hingga distribusi dan pemasaran.

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada proses pemipilan jagung milik kelompok tani PT. PSA yang berlokasi di Desa Sukamaju, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, pada Senin–Selasa (8–9 Juni 2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kapolsek Tambusai IPTU Kristian Hadinata Sirait, S.E menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam memastikan rantai pengelolaan hasil pertanian berjalan efektif, bernilai ekonomi, serta memiliki akses pasar yang jelas dan berkelanjutan.

“Ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal produksi, tetapi bagaimana hasil panen ini dapat dikelola dengan baik, memenuhi standar kualitas, serta terserap pasar dengan harga yang menguntungkan petani,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Polsek Tambusai turut berkoordinasi dengan Perum Bulog Kabupaten Rokan Hulu terkait standar penyerapan jagung, yakni kadar air maksimal 14 persen. Dari hasil panen milik PT. PSA, diperkirakan mencapai sekitar ±5 ton jagung yang saat ini masih dalam tahap pengeringan atau penjemuran untuk memenuhi standar tersebut.

Kapolsek menjelaskan, tahap pengeringan menjadi faktor krusial dalam menentukan kualitas, nilai jual, dan daya saing hasil panen di pasar. Karena itu, pendampingan dilakukan secara menyeluruh agar petani tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga mampu mengelola hasil panen secara profesional hingga tahap pemasaran.

Berdasarkan informasi di lapangan, upaya pengeringan ini juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas jagung sehingga berpotensi meningkatkan nilai jual dan mengurangi risiko kerugian pascapanen bagi petani.

Lebih lanjut, IPTU Kristian menegaskan bahwa Polsek Tambusai akan terus hadir sebagai bagian dari penguatan ekosistem swasembada pangan di wilayahnya, dengan mendorong sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan lembaga penyerapan hasil pertanian.

“Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga memastikan sektor pangan berjalan kuat, berdaya saing, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polsek Tambusai menegaskan peran aktif Polri sebagai penggerak kolaborasi di tingkat lapangan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya pada sektor jagung, agar hasil produksi tidak berhenti di panen, tetapi benar-benar terkelola, tersalurkan, dan bernilai ekonomi bagi kesejahteraan petani.